L Change The World

10 07 2008

Ohohohohoho…. ^O^ Setelah menunggu sekian lama akhirnya saya berhasil menonton sequelnya deathnote the movie yang judulnya L Change the world. Dulu kabarnya sempat film ini bakal diputar di Indonesia tapi tampaknya tidak akan beredar di Indonesia, malah negara tetangga kita Singapura sudah memutar filmnya pada tanggal 21 februari 2008 (Oh…, Indonesia kenapa kamu begitu susahnya memutar film-film dari jepang T_T).

L Change the world menceritakan tentang sisa masa hidup L yang tinggal 23 hari yang di akibat oleh  hasil pertarungan dengan kira, dimana untuk memenangkan L harus menulis nama nya deathnote dan harus merelakan Watari yang telah mati. Setelah pertarungan melawan kira, akhirnya L memutuskan untuk menikmati sisa hidup nya dengan tenang.

Di saat yang lain terdapat sebuah kelompok dimana salah satu anggota nya ialah K yang mempunyai hubungan dengan Watari, Kelompok tersebut berencana untuk menghilangkan sebagian populasi manusia dengan menggunakan senjata virus yang 10 x lebih kuat dari virus Ebola.

Mau tidak mau akhirnya L harus dapat menghentikan tindakan kelompok tersebut. Pada saat bersamaan L juga harus mengurus dua anak yang akan menjadi juru kunci untuk memecahkan masalah yang dihadapi L.

dua anak tersebut ialah seorang anak dari thailand yang satu-satunya selamat dari wabah bencana virus dari sebuah dan Maki Nikaido yang merupakan seorang anak yang menyaksikan ayahnya yang berhasil membuat vaksin virus mati dibunuh kelompok penyebar virus tersebut ( Tampaknya L kewalahan juga mengurus anak-anak (^_^;)).

Hmm… ternyata L Change the world tidak seperti yang saya harapkan sebelumnya tidak ada trik psikologi, para penjahat nya kebanyakan lebih memakai otot dibandingkan otak saat melawan L, sehingga tidak seperti sequel deathnote sebelumnya. Near yang harusnya orang barat kok malah jadi orang thailand yah ! (oops !!! Spoiler (-_-”)), Shinigami Ryuk tidak dijelaskan juga nasibnya begitu juga dengan amane misa.

Kalau saya perhatikan tampaknya L Change the world lebih memperlihatkan sisi manusia pada sosok diri L dalam menghadapi sisa masa hidupnya , yang awalnya L kurang pandai bersosialisasi dengan sesama manusia khususnya anak kecil akhirnya mampu bersosialisasi. Well!! Kalau dilihat dari film ini dari nilai 10 saya memberikan nilai 8 berhubungan film ini menyajikan khusus tentang kehidupan dan cara kebiasaan L (bahkan, saya baru tahu kalau L mengetik pake 11 jari ^_^), kalau pengemar L seperti saya sih film ini memang dapat menjadi film yang menarik, tetapi kalau mengharapkan situasi penuh kejutan dan trik psikologi dalam film ini seperti sequel sebelumnya tampak nya harus bersiap-siap untuk kecewa.


Tindakan

Information

Tinggalkan komentar