Kali ini saya akan mereview film yang agak dewasa, karena film ini memang terlalu sadis. Jadi film ini memang bukan untuk anak-anak.
The Machine girl menceritakan seorang gadis yang bernama Ami Hyuga akan menuntut balas dendam atas kematian adiknya, yang dibunuh oleh sekelompok preman yang suka menganggu adiknya. Dengan berbekalkan kemampuan yang diberikan oleh orang tuanya yang ternyata merupakan seorang pembunuh dan sudah lama mati. Ami berusaha untuk membalaskan dendam adiknya, Celakanya ternyata ketua preman tersebut merupakan anak dari seorang yakuza. Keluarga kelompok yakuza tersebut merupakan keturunan dari ninja legendaris yaitu Hanzo Hattori dan kegiatan untuk membunuh sudah menjadi kehidupan sehari-harinya.
Pada suatu saat ami berhasil menyusup ke rumah yakuza tersebut dan hampir saja berhasil untuk membunuh ketua preman yang telah membunuh adiknya, tetapi sayangnya ami malah tertangkap dan disiksa oleh kelompok yakuza tersebut dan mengakibatkan ami harus kehilangan tangan sebelah kirinya.
Setelah berhasil kabur dari kelompok yakuza tersebut. Ami yang hampir mati ditolong oleh sebuah keluarga yang juga anaknya mati akibat ikut menolong adiknya ami saat diganggu sekelompok preman. Setelah Ami ditolong oleh keluarga tersebut dan memberikan penjelasan mengenai penyebab kematian anaknya keluarga tersebut dan adiknya, disebabkan oleh anak yakuza tersebut. Maka keluarga tersebut ikut membantu Ami untuk membalaskan dendamnya, dengan dibuatkan berupa senjata mesin dan gergaji mesin untuk tangan ami yang telah hilang. Setelah berlatih dengan keras dan bermodalkan senjata, dimulai lah pembalasan dendam Ami.
Dengan film yang berceritakan penuh kesadisan dan penuh darah, sehingga membuat kita harus menahan napas dan muntah-muntah ^_^; saat melihat beberapa scene yang memperlihatkan beberapa kejadian yang mengerikan. Kalau menurut saya film ini memang lumayan bagus tetapi film ini memang terlalu dilebih-lebihkan pada saat kejadian pembunuhan, contohnya seperti darah yang menyembur keluar seperti air mancur, tangan yang digoreng mendadak berubah menjadi crispy, dan kematian boss Yakuza yang terlalu aneh. Sehingga membuat saya saat melihat kejadian tersebut bukannya merasa mual tetapi malah tertawa (hmm…. kalau kalian menontonnya mungkin akan berpendapat sama seperti saya ^_^).
Yah!!! walaupun memang film sadis yang agak aneh dan film ini mengambil gaya cerita zaman 70an tetapi merupakan film yang lumayan bagi kalian yang memang menyukai film yang sadis-sadis dan horror. (Walaupun saya bukan pengemar horror tetapi masih bisa dinikmati kok nontonnya ^_^;).
